Billing Warnet dengan versi tidak Berbayar
Diawal saya merencanakan untuk membuat warnet, salah satu software yang masuk dalam check list adalah billing warnet, konsep yang akan saya buat yaitu warnet dengan minimal PC (<10 PC) dan fasilitas Internet dengan hotspot untuk pengguna Laptop yang tentunya harga sewa lebih murah 30%.
Keduanya fasilitas tersebut membutuhkan Billing yang berfungsi untuk merekam durasi sewa bandwidth yang nanti akan ditagihkan kepada pelanggan. Billing untuk PC saya menggunakan Billing-29 yang diedarkan secara gratis dengan kemampuan Full Feature, untuk billing hotspot saya menggunakan Easyhotspot yang juga diedarkan secara gratis. Keduanya karya anak bangsa Indonesia yang memberikan kemudahan untuk para pengusaha internet dalam mendapatkan Billing warnet secara gratis sebagai alternatif billing berbayar. Kali ini saya hanya membahas Billing-29 dan untuk Easyhotspot saya akan membahasnya diartikel yang terpisah.
Billing-29 merupakan software billing warnet yang diedarkan secara gratis, tetapi juga diedarkan dalam versi berbayar, tidak ada beda antara keduanya dalam masalah fitur utama karena keduanya semua fitur utama dapat digunakan, yang membedakan hanya fitur Data Operator yang dimiliki oleh versi berbayar.
Lalu bagaimana anda menentukan versi mana yang akan digunakan, apabila anda sebagai owner warnet dan sekaligus menjadi operator warnet maka baiknya menggunakan versi yang Free Edition, sedangkan apabila anda mempunyai karyawan sebagai operator maka baiknya menggunakan yang versi berbayar (Pro Edition) seharga Rp 250.000 (harga naik untuk versi 2.6 keatas), karena anda tentu tidak ingin Operator memiliki hak penuh atas akses billing anda, untuk itu akan dibatasi dengan privilege operator yang hanya dimiliki oleh versi berbayar.
Billing-29 berjalan diatas sistem operasi Windows, dalam website resmi tidak disebutkan versi windows apa sebagai requirement agar billing ini dapat berjalan dengan baik. Saya sudah mencoba implementasi pada windows XP dan windows Vista, billing dapat berjalan dengan baik pada kedua operasi tersebut. Bagaimana dengan pemilik server Linux? saya sempat mencoba dengan menggunakan software CrosOver Linux untuk menjalankan program windows pada sistem operasi Ubuntu 9.04 , pada proses instalasi semua berjalan dengan normal, saat billing dijalankan juga berjalan dengan normal, tetapi saya terkendala dengan networking yaitu client (windows) tidak dapat terhubung dengan server (ubuntu). Sampai saat ini masih dalam percobaan agar billing dapat berjalan pada Linux Ubuntu, sehingga harapan saya hanya memiliki satu server billing untuk menjalankan program Billing-29 dan Easyhotspot.
Fitur dalam Billing-29 sudah cukup dalam memenuhi kebutuhan warnet saya, yaitu untuk setup tarif yang telah ditentukan terdiri dari sewa internet dan game online lalu tarif untuk barang dan jasa.
Berikut ini fitur lengkap Billing-29 :
- Blokir Aplikasi. Fitur ini berfungsi untuk memblokir aplikasi berdasarkan 3 kriteria, yaitu : Caption, Nama Aplikasi, dan Path Aplikasi.
- Blokir Akses Internet. Fitur ini berfungsi untuk memblokir koneksi aplikasi yang terhubung ke internet (seperti Firefox, Opera, IE, YM, dll).
- Transaksi Penjualan. Fitur ini ini berfungsi untuk mempermudah Anda dalam menghitung biaya transaksi penjualan (seperti makanan, minuman, barang, dan jasa).
- Member Prabayar dan Pascabayar
- Remote Taskmanager, Capture, Turn Off, Restart dan Log Off. Berfungsi melihat aplikasi yang sedang berjalan di PC Client serta dapat menutupnya, melihat tampilan desktop PC Client, mematikan, merestart, dan me-log off PC Client.
- Chat Tools, Fitur pengirim pesan teks, baik dari server ke konsumen, konsumen ke server, dan konsumen ke konsumen.
- Setting Tarif Simpel, Nama tarif dapat diubah sesuai keinginan, dapat diatur hanya dapat dimulai dari server (oleh operator), dapat digunakan oleh client tertentu, tipe user tertentu, tanggal/hari dan jam tertentu, juga dapat dipassword.
- Nota Transaksi
- Laporan Transaksi (Report) + Export ke File HTML
- Auto Turnoff, Restart atau Log Off.
- Dapat melalukan penghitungan waktu tanpa client. Dan beberapa fitur pendukung lainnya.
.
Kendala yang saya alami dalam menggunakan Billing-29 versi 2.5 Free Edition:
- Saat instalasi berjalan ada dua error, pertama dikarenakan beberapa file *.dll mempunyai versi yang lebih lama daripada yang dimiliki oleh sistem operasi windows, anda dapat mereplace file tersebut atau menggunakan file asli dari windows yang memiliki versi lebih baru. Saya sendiri menggunakan file asli dari windows, tidak ada pengaruh saat program dijalankan. Kedua ada beberapa file yang dianggap tidak ada saat instalasi, saya memilih untuk Ignore, tidak ada pengaruh saat program dijalankan.
- Disaat warnet sudah berjalan beberapa hari, saya ingin memindahkan billing warnet dari server yang sudah berjalan ke server baru, kesulitan saya saat memindahkan data konfigurasi Billing (Tarif, Data Member, dll) dan data Penggunaan billing (Log). Tidak ada tools secara khusus untuk export dan import untuk memindahkan data tersebut. Semua konfigurasi sebenarnya disimpan dalam File Dbs B-29 Server.mdb, sehingga kita dapat me-replace file tersebut dari server lama ke server yang baru yang letaknya di directory C:\Program Files\Billing-29 Server untuk windows XP, untuk windows Vista berada dalam directory C:\Users\Ade\AppData\Local\VirtualStore\Program Files\Billing-29 Server
.
Overall Billing-29 sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sebagai billing warnet yang diedarkan secara gratis, saya belum menemukan sampai saat ini billing warnet lain yang diedarkan secara gratis, saya memberikan rekomendasi kepada Billing-29 sebagai billing warnet dengan fitur lengkap untuk anda yang ingin membangun warnet dengan biaya yang minim.
Saya membangun warnet dengan dukungan 90% program opensource atau gratis dan 10% hanya Sistem Operasi Windows XP Pro yang memiliki License per CPU-nya. Untuk kumpulan software open source atau gratis yang sering dipakai dalam warnet akan saya bahas dalam artikel yang terpisah.
Semoga bermanfaat.



